Puisi



Berlayar

Menepi di sebuah samudera dengan jejak-jejak yang entah akan berujung kemana. Berlayar tanpa batas dan menerpa setiap barisan paradigma. Puisi-puisi di dalamnya ikut menari mengiringi ombak yang siap menerjang kapanpun prosa akan tiba. Mungkin bagian dari kalimat ini akan menjadi penghantar cerita-cerita yang belum selesai namun harus segera dirampungkan. Mencoba berjalan ke arah yang semestinya. Berputar, bergerak, berdebat dengan masa-masa paling sulit tuk diraih.




Ruang Hampa

Berdiri di ambang pintu, ingin melangkah tapi ragu. Terjebak dalam ruangan gelap yang membuat dirinya terkurung dalam dunia yang terlelap. Ia berjalan menelusuri lorong, mencoba menggali semua nyali yang selama ini memenuhi ketakutannya. Tidak ada hari menyenangkan, tidak ada hari yang ia tunggu esok, ia hanya ingin sendiri, berdiam diri dan tidak kemana-mana. Bumi terlalu jahat untuk orang asing sepertinya. Seakan semua bertolak belakang dengan pola pikir yang selama ini memenuhi isi kepalanya. Dan diam menjadi satu-satunya dinding perlindungan yang ia punya.


Komentar

Postingan Populer